Pemakaman para Raja-raja Sumenep atau sering disebut juga Pemakaman Asta tinggi terletak di Jalan Raya Asta Tinggi, Kebon Agung, Kota Sumenep, Madura.
Abdullah Juru Kunci menjelaskan, Asta Tinggi adalah kawasan pemakaman khusus para Pembesar /Raja / Kerabat Raja yang teletak di kawasan dataran tinggi bukit Kebon Agung Sumenep yang di bangun sekitar tahun 1750M.
Pemakaman Asta tinggi sendiri di terbagi menjadi 7 bagian, diantaranya :
1. Kawasan Asta Induk, terdiri dari : Kubah Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I, Kubah Kanjeng Tumenggung Ario Tirtonegoro, Kubah Kanjeng Tumenggung Ario Cokronegoro III (Pangeran Akhmad atau Pangeran Djimat), Pangeran Pulang Djiwo, Makan para istri dan selir para Raja
2. Kawasan Makam Ki Sawunggaling
3. Kawasan Makam Patih Mangun
4. Kawasan Makam Kanjeng Kai/Raden Adipati Suroadimenggolo
5. Kawasan makam Raden Adipati Pringgoloyo / Moh. Saleh
6. Kawasan Makam Raden Tjakra Sudibyo
7. Kawasan Makam Raden Wongsokoesomo.
Di lokasi ini sering terdapat kejadian mistis, "Sering terlihatnya penampakan seorang wanita dan seorang Laki-laki yang mengenakan pakain kebangsawanan Madura." Kata Abdullah kepada wagataberita.com Rabu(23/11/2016).
Abdullah menambahkan, Makam Hj R. Ajeng Salmah binti kiai RB Abdul Latif, salah satu keturunan raja ke-13 dari Paku Nata Ningrat pernah meledak pada Selasa (19/1/2010) pukul 22.30 WIB. "sampai saat ini tidak tau apa penyebab meledaknya makam tsb".Kata Abdullah Menegaskan.
Subhan salah satu pengunjung dari Sidoarjo merasa hatinya menjadi tenang setiap kali berkunjung ke wisata religi seperti ini.
"Tempatnya bagus, berdoa jadi lebih khusyuk karena suasanya hening karena berada di atas bukit". kata Subhan.
Subhan menambahkan, Saya sering berkunjung ke wisata religi seperti ini di Surabaya, ini kebetulan sedang pulang kampung ke Madura, menyempatkan untuk mampir.
No comments:
Post a Comment